Setiap orang pasti memiliki trauma masa lalu, pada saat masih kecil atau di masa sekolah. Namun trauma itu terkubur dan tidak kita ingat yang bisa membentuk sifat dan sikap ketika sudah besar. Di saat kita sudah besar bisa menjadi pobia, mental blok ataupun penyakit. Pertanyaannya bagaimana cara untuk penyembuhannya?
Hipnoterapi atau terapi hipnosis kini banyak dimanfaatkan sebagai metode pengobatan. Hipnoterapi bekerja dengan cara memasuki alam bawah sadar seseorang, lalu memberikan sugesti tertentu untuk membantu proses penyembuhan. Terdapat banyak anggapan tentang kegunaan hipnoterapi, tetapi di dunia medis, hipnoterapi dapat dijadikan sebagai terapi alternatif atau tambahan untuk mengatasi keluhan atau masalah kesehatan tertentu. Keadaan hipnosis mirip seperti meditasi atau ketika pikiran seseorang terserap sepenuhnya saat menonton film atau mendengarkan musik. Dalam keadaan tersebut, pasien bisa mengarahkan perhatian mereka ke dalam batin membantu mereka membuat perubahan, atau mendapatkan kembali ingatan tertentu dalam kehidupan mereka. Hipnoterapi terkadang digunakan sebagai bagian dari rencana pengobatan untuk fobia, meningkatkan kualitas tidur, gangguan belajar, komunikasi, masalah dalam hubungan dan gangguan kecemasan lainnya. Terapi ini juga bisa digunakan untuk mengelola nyeri, menurunkan berat badan, berhenti merokok, disfungsi seksual, perilaku spontan yang tidak diinginkan atau kebiasaan buruk, lebih rileks, mengurangi stres dan kecemasan, serta membantu meredakan nyeri.
Cara Kerja Hipnoterapi
Hipnoterapi dianggap menjadi bagian dari psikoterapi karena seorang hipnoterapis akan mengeksplorasi pikiran, perasaan, atau ingatan menyakitkan yang Anda alami tetapi tersembunyi di dalam alam bawah sadar.
Anda yang menjalani sesi hipnoterapi akan dibuat rileks dan fokus sehingga terdorong untuk menceritakan ketakutan, rasa sakit, atau trauma yang dialami termasuk kapan pertama kali hal tersebut muncul.
Hipnoterapis kemudian akan memberikan sugesti tertentu kepada Anda yang tujuannya adalah untuk merubah perilaku, kebiasaan, hingga persepsi tertentu ketika menghadapi permasalahan yang mengganggu Anda kala itu.
Misalnya, Anda menderita fobia terhadap sesuatu, maka hipnoterapis akan memberikan sugesti dan Anda akan diminta untuk mengikuti sugesti tersebut.
Anda akan “diajari” cara menghadapi hal yang ditakutkan, dikhawatirkan, atau dirasakan sehingga rasa tersebut dapat berkurang bahkan sirna. Setelah sugesti masuk, hipnoterapis akan mengembalikan Anda ke alam sadar.
Namun catatannya, praktik terapi ini tak bisa diterapkan pada semua orang, tidak bisa diterapkan pada pasien psikosis atau gangguan disosiatif (kepribadian ganda).