Menghormati “Ratu Niang Sakti”
Dulunya tempat ini merupakan tempat pertapaan salah satu leluhur keluarga Griya Gede Manuaba Punggul yang juga merupakan pemilik dari taman wisata Air Terjun Beji Griya ini.
Pada tahun 2018...Ratu Ida pedanda Gede Buruan manuaba & Ida Bagus Eka Giri Artha selaku pemilik/penanggung jawab tempat ini
melakukan meditasi. Ketika sedang bersemedi beliau mendengar suara tanpa sumber/pawisik/bisik-bisik yang memerintahkan beliau untuk memperbaiki, merawat dan menjaga seluruh kawasan Beji, gua-gua/puyogan/tempat pertapaan, bulakan rambut sedana, klebutan/sumber air yang ada di bawah Lingga Yoni dan Campuan Agung.
Air terjun ini secara turun-temurun digunakan sebagai tempat pemandian suci untuk melaksanakan upacara keagamaan/Panca Yadnya. Berawal dari kondisi ini, Ida Bagus Eka / Atuaji Eka membuat keputusan besar untuk membuka tempat pemujaan ini untuk umum
sehingga air suci di seluruh wilayah Beji bermanfaat bagi seluruh umat & kepercayaan.
Dan mereka dapat menggunakannya untuk prosesi ritual mandi suci / MELUKAT (penyucian).